George Hokman, Bocah 9 Tahun Dapat Nominasi Peserta Festival 1000 Dohong 

    George Hokman, Bocah 9 Tahun Dapat Nominasi Peserta Festival 1000 Dohong 
    Gambar: George MB Hokma. Bersama Ayahnya Meiji BH Itok Saat Menerima Penghargaan Nominasi Parade Festival 1000 Dohong

    PALANGKA RAYA – Perhelatan acara Festival Budaya ‘Pumpung Hai’, yang telah dilaksanakan beberapa hari ini, dari tanggal 27 hingga 31 Agustus 2022, telah berjalan dengan berbagai macam kegiatan, hingga tadi malam, acara penutupan dilaksanakan dengan menampilkan acara hiburan panggung, di Komplek Pameran Temanggung Tilung, Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah.

    Pergelaran pekan seni budaya ini, merupakan yang pertama kali, paska Pandemi Covid 19 melanda daerah ini, kalteng,  sehingga masyarakat sangat haus akan event – event seperti yang telah dilaksanakan. 

    Americano espresso shot
    market.biz.id Americano espresso shot
    16% Rp 5.000
    Beli sekarang!

    Dibalik kegiatan Festival Budaya ‘Pumpung Hai’, ada sedikit memperlihatkan bagaimana acara kebudayaan parade 1000 Dohong, sangat dicintai segenap masyarakat adat Dayak Kalteng, tak terkecuali untuk anak - anak.

    Espresso shot Boba
    market.biz.id Espresso shot Boba
    13% Rp 6.300
    Beli sekarang!

    Sosok bocah 9 Tahun kelas IISD, George MB Hokman, yang menjadi daya tarik Panitia Festival Budaya ‘Pumpung Ha'. Dengan penampilan dan busana berbeda dari peserta parade lainnya. Busana yang dibawakannya, mencirikan khas masyarakat adat Dayak Kalteng, serta tidak ketinggalan senjata pusaka ‘Dohong' dibawakannya.

    George MB Hokman, adalah anak dari Sekjen Kerukunan Utus Damang Bahandang Balau (KUDBB) Kalimantan Tengah, Meiji BH Itok dan ibunya bernama Riyanti. Saat ini, George bersekolah di SDN 9 Langkai Kota Palangka Raya. Pada pekan budaya Parade 1000 Dohong, panitia kegiatan memasukan namanya sebagai nominasi terbaik yang berhak mendapatkan piagam penghargaan dan uang pembinaan.

    OTOSATU.COM
    market.biz.id OTOSATU.COM
    20% Rp 125.000
    Beli sekarang!

     “Saya bangga dan berterima kasih atas Anugerah penghargaan yang diberikan kepada George, oleh panitia acara. Hal ini tentunya tak terlepas juga atas kecintaannya terhadap kebudayaan dayak yang melekat pada dirinya, sejak kecil, ” kata ayahnya, Meiji BH Itok.

    Meiji menceritakan, Geroge adalah binaan dari Kerukunan Utus Damang Bahandang Balau Kalimantan Tengah, dan pada dirinya, ditanamkan kecintaan pada kebudayaan yang dimiliki oleh orang tuanya dan para leluhurnya.

    Doppio espresso shot ganda
    market.biz.id Doppio espresso shot ganda
    16% Rp 7.300
    Beli sekarang!

    Hal ini, menurutnya untuk mencerminkan siapa sebenarnya jati dirinya kelak dan sebagai generasi penerus kebudayaan yang harus dia jaga, apalagi saat ini era modernisasi yang sangat berpengaruh akan generasi saat ini.

    POLITISI.ID
    market.biz.id POLITISI.ID
    20% Rp 125.000
    Beli sekarang!

     "Ini untuk dia kedepannya, agar bisa memahami kebudayaannya sejak kecil, tanpa mengesampingkan pelajaran Formalnya di sekolah, " kata Meiji.

    Sementara itu, panitia acara Festival Budaya ‘Pumpung Hai', menilai peserta dari keserasian busana yang dipakainya serta  penilaian utama, senjata pusaka milik masyarakat Dayak, 'Dohong' dan juga partisipasinya dalam pekan parade 1000 Dohong. Panitia Festival, mengapresiasi semua peserta yang turut dalam Event itu,  

    Penilaian peserta, kepada George MB Hokman, adalah sangat beralasan, sebab bocah yang masih kecil bisa memotivasi  generasi selanjutnya, agar diharapkan kedepannya, bahwa kebudayaan yang dimiliki para leluhur terdahulu, baik berupa senjata khas, seperti Dohong bisa dilestarikan re generasi.

    Dohong adalah senjata pusaka yang dimiliki masyarakat adat Dayak Kalteng, selain Mandau. Senjata khas dayak ini, merupakan warisan budaya yang telah lama agak sedikit terlupakan bagi segelintir masyarakat adat Dayak Kalteng. Sebelum adanya senjata Mandau, zaman dahulu para leluhur lebih akrab menggunakan senjata Dohong. 

     ‘Sejak kecil, saya ajarkan anak saya George kebudayaan Dayak, baik itu leluhur dan senjata – senjata yang dimilki para leluhurnya zaman dulu. Termasuk tokoh adat, Damang Bahandang Balau, yang terkenal sebagai sosok yang arif dan bijaksana serta memiliki kemampuan yang sakti pada zamannya, ” ungkap ayah George ini.

    Puncaknya, minggu malam 31 Juli 2022 panitia Festival ‘Pumpung Hai’ melaksanakan acara terakhir, penutupan rangkaian acara dan memberikan piagam penghargaan serta uang pembinaan kepada para peserta acara yang menjuarai lomba, seperti silat tradisional dayak dan parade 1000 Dohong.

     "Tidak menduga dapat hadiah, saya sangat senang dan bangga bisa hadir dalam Festival 1000 Dohong ini, " kata Geroge terbata - bata senang.

    palangka raya
    Indra Gunawan

    Indra Gunawan

    Artikel Sebelumnya

    Meriahkan Penutupan PPK SMK Pulau Hanaut,...

    Artikel Berikutnya

    Sebagai Bukti Sejarah, Sosok Damang Bahandang...

    Berita terkait

    Peringkat

    Profle

    Achmad Sarjono verified

    Syafruddin Adi

    Syafruddin Adi verified

    Postingan Bulan ini: 167

    Postingan Tahun ini: 3266

    Registered: Apr 8, 2021

    Afrizal

    Afrizal verified

    Postingan Bulan ini: 124

    Postingan Tahun ini: 2529

    Registered: May 25, 2021

    Narsono Son

    Narsono Son verified

    Postingan Bulan ini: 65

    Postingan Tahun ini: 609

    Registered: Jul 9, 2020

    Siswandi

    Siswandi verified

    Postingan Bulan ini: 61

    Postingan Tahun ini: 885

    Registered: Jul 11, 2020

    Profle

    wirzalcan verified

    Pemulihan Ekonomi Pasca Pandemi Covid dan Peningkatan Pendapat Warga,Walinagari Sungai Buluh Bagikan Bibit Tanaman Mangga dan Manggis
    Klaim Pendidikan Seksual dalam Konten Media Sosial, Dosen UNAIR: Bukan Kegiatan Seksual dengan Tanggung Jawab
    Dituntut Kepastian Laporan Terkait Kasus Penyerobotan Tanah dan Pemalsuan Surat, Ini Jawaban Kasat Reskrim Polres Bantaeng
    Balasan Surat Pelaksana D.I Batang TerusanK Embali Dibalas LSM AntiK Orupsi Terkait Dugaan Adanya Pelanggaran Dalam Pelaksana Pekerjaan

    Rekomendasi

    Mantan Kadiv Propam Polri Irjen Pol Ferdy Sambo Ditetapkan Tersangka Kasus Kematian Brigadir J
    Tak Ada Tembak Menembak, Irjen Ferdy Sambo Ditetapkan Tersangka Kasus Kematian Brigadir J
    Aksi Damai Dukungan Untuk PETI, Besok Pagi di Gedung DPRD Kalteng
    Pembicara Webinar Nasional Fakultas Hukum UPR, Wakapolda Kalteng Ingatkan Jangan Takut Lapor Polisi
    Tingkatkan Kemampuan Identifikasi, Biddokkes dan Rumkit Bhayangkara Gelar Pelatihan DVI

    Ikuti Kami